thumbnail

Sudah Tahu Belum Akad-Akad Yang Ada Dalam Transaksi Syariah?

26 Agustus 2022

Saat ini transaksi syariah di Indonesia semakin berkembang. Di Aceh bahkan seluruh transaksi sudah menggunakan transaksi syariah. Berdasarkan data dari Islamic Financial Services Industry Stability Report 2018, Indonesia menjadi negara dengan asset perbankan syariah terbesar ke Sembilan di dunia. Walaupun demikian, aset perbankan syarih Indonesia masih harus ditingkatkan mengingat pangsa pasar di Indonesia masih berkisar di angka 8,29%.

Transaksi Adalah Aktivitas Rutin Perusahaan, Kenali Jenis-jenisnya Berikut  Ini! | kumparan.com

Photo : Kumparan

Salah satu pembeda antara transaksi konvensional dan syraiah adalah pada akadnya. Nah bagi kamu pengguna transaksi syariah, apakah kamu sudah tahu akad-akad yang ada didalam transaksi jual beli syariah?

1. Akad Murabahah

Akad murabahah merupakan akad jual beli yang menyatakan harga perolehan dengan keuntungan (margin) yang disepakati oleh penjual dan pembeli. Akad ini dapat digunakan untuk transaksi seperti pembiayaan pembelian rumah, kendaraan bermotor maupun pembiayaan investasi membangun pabrik, gudang ruko dan sebagainya. Sebagai contoh, nasabah mengajukan pembiayaan pembelian rumah kepada Bank. Pihak Bank kemudian menyampaikan margin, biaya dan segala persyaratan pembelian kepada nasabah. Jika nasabah setuju dengan segala persyaratan dan proses pembiayaan, pihak Bank akan membelikan rumah kepada pihak developer secara tunai. Kemudian, pihak Bank dan nasabah akan melakukan perjanjian akad murabahah dihadapan notaris. Pihak Bank akan memberikan kunci rumah kepada nasabah dan nasabah mulai mencicil kewajibannya kepada pihak Bank.

2. Akad Istishna

Akad istishna merupakan akad jual beli dalam bentuk pembuatan barang dengan kriteria dan persyaratan tertentu yang telah disepakati dan dengan pembayaran yang sesuai kesepakatan. Adapun contoh akad istishna adalah saat kita memesan lemari kepada penjual lemari dengan spesifikasi dan desain yang kita inginkan. Karena lemarinya perlu dibuatkan terlebih dahulu, maka akan terjadi akad istishna’. Dalam hal pembayaran, menurut pendapat ulama pembeli boleh melakukan pembayaran di awal secara penuh, atau sebagian dibayar di awal akad dan sisanya diakhir akad. Selain itu juga boleh dibayarkan saat barang jadi dan diterima, bahkan boleh dicicil setelahnya. Untuk pembayarannya lebih bebas sesuai kesepakatan kedua belah pihak. 

3. Akad Salam

Akad salam merupakan akad jual beli barang pesanan dengan penangguhan pengiriman yang dilakukan oleh penjual dan pelunasannya dilakukan diawal sebelum barang pesanan diterima sesuai dengan syarat-syarat tertentu. Sebagai contoh penerapan akad salam, jual beli buah mangga 100kg, kita memesan buah kepada penjual untuk acara seminggu ke depan.  Maka dalam hal ini, saat pembeli dan penjual sepakat untuk jual beli buah mangga 100kg, maka pada saat itu pembeli harus menyerahkan uangnya langsung/tunai kepada penjual. Baik secara tunai atau transfer. Dan penjual wajib menyerahkan barang pada waktu yang disepakati. Yaitu minggu depan. Baik buah dari kebunnya sendiri atau dia harus membeli dulu buahnya dari pedagang buah yang lain.

Akad-akad tersebut dapat melindungi kita dari transaksi yang merugikan baik bagi pembeli maupun penjual. Jadi jangan takut lagi untuk bertransaksi syariah.

Sumber : Akad SyariahTransaksi Syariah


Yuk pakai Muslimlife Pay yang ekosistemnya FULL SYARIAH dan GRATIS biaya top-up saldo

Ikutin video tutorial proses registrasi, top-up/isi saldo dan melakukan transaksi menggunakan Muslimlife Pay di atas atau dengan cara klik link video tutorial akses Muslimlife Pay


Top-upnya Gratis, Ekosistemnya Syariah Lagi!

Fix, Muslimlife Pay Idaman Banget!


Ada saran & keresahan? ☎️Hubungi Admin: 0813-6261-8258

#MuslimlifeMenjawabKeresahanmu


Download Aplikasi Muslimlife sekarang juga !
Playstore
Appstore
Topik Terkait :

Baca Artikel dan Berita Lainnya :