thumbnail

Shalat Tarawih dan Aturannya

09 April 2022

Arab Saudi Izinkan Shalat Tarawih Di Dua Masjid Suci Tapi Tetap Tangguhkan  Masuknya Peziarah

Foto : dunia.rmol.id

Shalat tarawih berarti istirahat. Karena orang yang shalat tarawih beristirahat setelah melaksanakan shalat empat raka’at. Shalat tarawih adalah shalat malam yang dilakukan di bulan Ramadhan. Berikut 17 aturan pelaksanaan shalat tarawih yang bisa diperhatikan saat melaksanakannya.


1. Shalat tarawih termasuk qiyamul lail atau shalat malam

Ingin Tahajud Setelah Tarawih? | Konsultasi Agama dan Tanya Jawab  Pendidikan Islam

Foto: konsultasisyariah.com

Namun tentu saja dikhususkan dan hanya dilaksanakan pada bulan Ramadhan.


2. Shalat tarawih artinya istirahat

Karena orang yang melakukan shalat tarawih, beristirahat setelah melaksanakan shalat empat rakaat sebelumnya.


3. Para ulama sepakat bahwa hukum shalat tarawih adalah sunnah (dianjurkan), bukan wajib

Meraih Ampunan di Bulan Ramadhan (3), Menjaga Shalat Tarawih - Ceramah.org

Foto : ceramah.org

4. Shalat tarawih dianjurkan untuk laki-laki dan perempuan

Teriakan Alae, tradisi penyemangat salat tarawih di Maluku

Foto : beritagar.id

5. Shalat tarawih lebih afdhol dilaksanakan secara berjamaah 

Imam Syafi’i, mayoritas ulama Syafi’iyah, Imam Abu Hanifah, Imam Ahmad, dan sebagian ulama Malikiyah berpendapat bahwa shalat tarawih lebih utama dilaksanakan secara berjamaah. Dahulu, ‘Umar bin Al-Khatthab dan para sahabat radhiyallahu ‘anhum dan Kaum muslimin juga melaksanakan shalat tarawih terus-menerus secara berjamaah, karena menjadi bagian syiar Islam yang begitu tampak sehingga serupa dengan shalat ‘ied.


6. Waktu pelaksanaan shalat tarawih adalah antara shalat Isya dan shalat Shubuh

Menghidupkan Malam Ramadhan Dengan Shalat Tarawih

Foto : muslim.or.id

7. Shalat tarawih dilaksanakan sebelum shalat witir

8. Shalat tarawih lebih utama bersama imam, hingga imam selesai agar mendapatkan pahala shalat semalam penuh

Tarawih Berjamaah Tidak Sampai Selesai - Syariah Online DepokSyariah Online  Depok

Foto : depok.tanyasyariah.com

9. Jumlah rakaat shalat tarawih yang dilakukan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah 11 raka’at, beliau tidak pernah lebih daripada itu

10. Boleh mengerjakan shalat tarawih lebih daripada 11 raka’at, dengan alasan:

  • Tidak ada batasan jumlah raka’at shalat malam dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
  • Rakaat shalat diperbanyak agar shalat malam bisa lebih lama
  • Umat Islam diperintahkan memperbanyak sujud

Sehingga shalat tarawih dengan 23 raka’at juga diperbolehkan, bahkan kebanyakan ulama menganjurkan.


11. Shalat tarawih dilakukan dua raka’at salam

Dua raka’at salam lebih afdhal. Imam Nawawi rahimahullah menjelaskan dalam Syarh Shahih Muslim mengenai hadits:

“shalat sunnah malam dan siang itu dua raka’at, dua raka’at”

Imam Nawawi rahimahullah mengatakan, “Yang dimaksud lebih afdhal adalah mengerjakan shalat dengan cara : setiap dua raka’at salam, baik dalam shalat sunnah di malam hari atau siang hari. Namun jika menggabungkan semua raka’at yang ada dengan sekali salam atau shalat sunnah dengan satu raka’at saja, maka itu dibolehkan menurut kami.”


12. Jika memilih jumlah raka’at yang banyak, tetap shalat tersebut dilakukan dengan khusyu’ dan thuma’ninah

Janganlah dilakukan ngebut atau super cepat tanpa thuma'ninah.


13. Disunnahkan menutup shalat malam dengan shalat witir (raka’at ganjil)

SALAT WITIR SEBELUM TIDUR - Nasihat Sahabat

Foto : nasihatsahabat.com

14. Masih boleh menambah shalat malam setelah tarawih

Jumlah raka’at shalat malam tidak ada batasannya. Sehingga boleh saja jika mau menambah raka'at. Yang terpenting tidak melakukan witir dua kali dalam satu malam.

Dari Thalq bin ‘Ali, ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;

“Tidak boleh ada dua witir dalam satu malam.” (HR. Tirmidzi, no. 470; Abu Daud, no. 1439; An-Nasa’i, no. 1679. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)


Kemudian mengenai bolehnya menambah lagi raka’at setelah shalat witir, dalilnya seperti berikut:

‘Aisyah menceritakan mengenai shalat malam Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa melaksanakan shalat 13 raka’at (dalam semalam). Beliau melaksanakan shalat 8 raka’at kemudian beliau berwitir (dengan 1 raka’at). Kemudian setelah berwitir, beliau melaksanakan shalat dua raka’at sambil duduk. Jika ingin melakukan ruku’, beliau berdiri dari ruku’nya dan beliau membungkukkan badan untuk ruku’. Setelah itu di antara waktu adzan shubuh dan iqomahnya, beliau melakukan shalat dua raka’at.” (HR. Muslim, no. 738)


15. Membaca qunut witir di raka’at ketiga pada shalat witir setelah ruku’

Bacaannya:

''Allahummahdiini fiiman hadait, wa’aafini fiiman ‘afait, watawallanii fiiman tawallait, wabaarik lii fiima a’thait, waqinii syarrama qadlait, fainnaka taqdhi walaa yuqdho ‘alaik, wainnahu laa yadzillu man waalait, tabaarakta rabbana wata’aalait"

Artinya : Ya Allah, berilah aku petunjuk di antara orang-orang yang Engkau beri petunjuk, dan berilah aku keselamatan di antara orang-orang yang telah Engkau beri keselamatan, uruslah diriku di antara orang-orang yang telah Engkau urus, berkahilah untukku apa yang telah Engkau berikan kepadaku, lindungilah aku dari keburukan apa yang telah Engkau tetapkan, sesungguhnya Engkau Yang memutuskan dan tidak diputuskan kepadaku, sesungguhnya tidak akan hina orang yang telah Engkau jaga dan Engkau tolong. Engkau Maha Suci dan Maha Tinggi. [HR. Abu Daud, no. 1425; An-Nasa’i, no. 1745; Tirmidzi, no. 464. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih]


16. Membaca doa setelah shalat witir

Ada dua doa yang bisa diamalkan:

  • Dari Ubay bin Ka’ab; ia berkata,

فَإِذَا سَلَّمَ قَالَ :« سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ ». ثَلاَثَ مَرَّاتٍ يَمُدُّ بِهَا صَوْتَهُ فِى الآخِرَةِ يَقُولُ :« رَبِّ الْمَلاَئِكَةِ وَالرُّوحِ »

Artinya : Jika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengucapkan salam, beliau mengucapkan, ‘Subhaanal Malikil Qudduus’ sebanyak tiga kali; ketika bacaan yang ketiga, beliau memanjangkan suaranya, lalu beliau mengucapkan, ‘Rabbil malaa-ikati war ruuh. HR. As-Sunan Al-Kubra Al-Baihaqi, 3:40 dan Sunan Ad-Daruquthni, 4: 371. Tambahan “Rabbil malaa-ikati war ruuh” adalah tambahan maqbulah yang diterima.

  • اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ لاَ أُحْصِى ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ

Artinya: Ya Allah, aku berlindung dengan keridhaan-Mu dari kemarahan-Mu, dengan keselamatan-Mu dari hukuman-Mu, dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa-Mu. Aku tidak mampu menghitung pujian dan sanjungan kepada-Mu, Engkau adalah sebagaimana yang Engkau sanjukan untuk diri-Mu sendiri. [HR. Abu Daud, no. 1427; At-Tirmidzi, no. 3566; An-Nasa’i, no. 1748; dan Ibnu Majah, no. 1179. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih]


 17. Tidak dianjurkan membaca niat puasa Ramadhan secara berjamaah, karena letak niat dalam hati

Barakallahu FiiKum. Semoga Allah Ta'ala Menerima amal baik dan memudahkan urusan kita, Aamiin.

Referensi : 17 aturan shalat tarawih


📢📢📢Ramadhan momen yang baik untuk berbernah diri dan memperbanyak amalan sholeh💪🏻 Yuk yuk berdonasi, menyimak tausiyah, ikutan event berfaedah dan amal baik lainnya🤩

Bersama Muslimlife, ayo berbenah menjadi lebih baik dan semangat menebar kebaikan serta kasih sayang melalui fitur :

🌼 Donasi di Charity Corner Muslimlife

🌼 Asuh Hafidz Muslimlife, dll

🌼 Klinik Al-Fatihah dan Al-Quran Digital


Daaan ayoo akses semua video premium dengan berlangganan di Aplikasi Muslimlife🤩

📎 Dengan berlangganan cuma 500/hari, kita bisa akses semua video premium di Aplikasi Muslimlife

📎 Belajarnya praktis💪 Bisa diakses kapan saja & dimana saja

📎 Metode pembayaran mudah & beragam dengan 3 paket berlangganan : 15.000/1 bulan, 70.000/6 bulan & 120.000/tahun (lebih hemat)


🙏Barakallahu Fii Kum. Semoga Allah memudahkan urusan kita, Aamiin🤲 

#MuslimlifeMenjawabKeresahanmu


Download Aplikasi Muslimlife sekarang juga !
Playstore
Appstore
Topik Terkait :

Baca Artikel dan Berita Lainnya :