thumbnail

Puasa Bonus Diet, Kenapa Tidak?

10 April 2022

6 Menu Diet Saat Puasa Untuk Berat Badan Ideal - Bocah Indonesia

Foto: bocahindonesia.com

Bagi sebagian orang, puasa menjadi salah satu cara untuk melakukan diet. Saat berpuasa, pola makan akan berubah. Karena harus menahan lapar lebih dari 12 jam, dibutuhkan asupan kalori yang cukup agar tubuh tidak lemas. Konsumsi kalori dianggap mampu menaikkan berat badan dan mengacaukan program diet. Oleh karena itu, pemilihan menu buka puasa sangat penting dilakukan agar program diet dan ibadah puasa dapat berjalan dengan baik.

Dengan mengetahui apa saja menu buka puasa yang cocok untuk diet, kamu tak perlu khawatir lagi akan penambahan berat badan saat puasa. Menu buka puasa yang cocok untuk diet juga dapat divariasikan setiap harinya agar tak bosan. Menu buka puasa yang cocok untuk diet ini merupakan menu makanan sehat yang sudah terbukti perannya dalam menurunkan berat badan. Berikut merupakan beberapa pilihan menu buka puasa yang dapat dikonsumsi saat menjalankan program diet.


1. Kentang Rebus

Kentang rebus cocok menjadi menu buka puasa untuk kamu yang menjalankan program diet. Kentang rebus memiliki beberapa sifat yang menjadikannya makanan sempurna baik untuk menurunkan berat badan atau kesehatan yang optimal. Kentang mengandung beragam nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Kentang sangat tinggi kalium, nutrisi yang memainkan peran penting dalam kontrol tekanan darah.

Efektifkah Menurunkan Berat Badan dengan Konsumsi Kentang Rebus? | TIMES  Indonesia

Foto: timesindonesia.co.id

Dilansir dari Healthline, pada skala yang disebut Satiety Index, yang mengukur bagaimana tingkat penghasil rasa kenyang, kentang rebus mendapat nilai tertinggi dari semua makanan yang diuji. Artinya, dengan mengonsumsi kentang rebus, kamu secara alami akan merasa kenyang dan makan lebih sedikit.

Jika kentang dibiarkan mendingin beberapa saat setelah mendidih, mereka akan membentuk pati resisten dalam jumlah tinggi. Zat seperti serat ini telah terbukti memiliki berbagai manfaat kesehatan, termasuk penurunan berat badan.


2. Sup

Makanan dengan kepadatan energi rendah cenderung memiliki lebih sedikit kalori. Sebagian besar makanan dengan kepadatan energi rendah adalah makanan yang mengandung banyak air, seperti sayuran dan buah-buahan. Tapi kamu juga bisa menambahkan air ke makanan dengan membuat sup.

Resep Sup Aneka Sayuran Enak, Menu Sederhana Dengan Rasa yang Sangat Nikmat  - Semua Halaman - Sajian Sedap

Foto: sajiansedap.grid.id

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa makan makanan padat yang diubah menjadi sup, membuat orang merasa lebih kenyang dan makan lebih sedikit kalori secara signifikan. Untuk berbuka, kamu dapat membuat sup jagung, sup tomat, sup kentang, atau sup ayam. Pastikan untuk tidak menambahkan terlalu banyak lemak ke sup, seperti krim atau santan, karena ini dapat secara signifikan meningkatkan kandungan kalorinya.


3. Alpukat

Ingin Lakukan Diet Alpukat? Ketahui Dulu 5 Fakta Ini

Foto: sehatq.com

Alpukat adalah buah yang unik. Jika sebagian besar buah-buahan mengandung karbohidrat tinggi, alpukat sarat dengan lemak sehat. Alpukat sangat tinggi dalam asam oleat tak jenuh tunggal, jenis lemak yang sama ditemukan dalam minyak zaitun.

Meskipun sebagian besar terdiri dari lemak, alpukat juga mengandung banyak air dan serat, yang membuatnya kurang padat energi. Terlebih lagi, alpukat merupakan tambahan yang sempurna untuk salad sayuran, karena penelitian menunjukkan bahwa kandungan lemaknya dapat meningkatkan penyerapan antioksidan karotenoid dari sayuran 2,6 hingga 15 kali lipat. Alpukat juga mengandung banyak nutrisi penting, termasuk serat dan kalium.


4. Telur Utuh

Telur merupakan salah satu makanan terbaik untuk dikonsumsi jika kamu mau menurunkan berat badan. Telur memiliki tinggi protein dan lemak yang sangat mengenyangkan. Agar lebih sehat, kamu bisa menyatap telur yang direbus.

Turunkan 11 kg berat badanmu dengan menu diet telur rebus ini

Foto: brilio.net

Salah satu studi pada 30 wanita yang memiliki kelebihan berat badan menunjukkan bahwa memakan telur untuk sarapan,meningkatkan perasaan kenyang dan membuat partisipan makan lebih sedikit selama 36 jam berikutnya.

Telur juga padat nutrisi dan dapat membantu kamu mendapatkan semua nutrisi yang  dibutuhkan dalam diet terbatas kalori. Menariknya, hampir semua nutrisi ditemukan dalam kuning telur.


5. Sayuran Hijau

Sayuran hijau termasuk kangkung, bayam, sawi dan beberapa sayuran hijau lainnya memiliki beberapa sifat yang membuatnya sempurna untuk program diet untuk penurunan berat badan. Sayuran hijau bersifar rendah kalori dan karbohidrat dan sarat dengan serat. Kamu bisa mengolah sayuran hijau menjadi salad untuk berbuka atau ditumis untuk menu makan besar.

6 Menu Diet Golongan Darah B untuk Turunkan Berat Badan

Foto: cnnindonesia.com

Mengkonsumsi sayuran hijau adalah cara yang bagus untuk meningkatkan volume makanan, tanpa menambah kalori. Sayuran hijau juga sangat bergizi dengan tinggi vitamin, antioksidan dan mineral, termasuk kalsium, yang telah terbukti membantu pembakaran lemak dalam beberapa penelitian.


6. Salmon dan Tuna

Tuna vs Salmon, Mana yang Lebih Sehat?

Foto: lifestyle.sindonews.com

Ikan berlemak seperti salmon sangat sehat dan sangat memuaskan, membuat kamu kenyang selama berjam-jam dengan kalori yang relatif sedikit. Salmon sarat dengan protein berkualitas tinggi, lemak sehat dan berbagai nutrisi penting. Salmon juga sarat dengan asam lemak omega-3, yang telah terbukti membantu mengurangi peradangan, yang diketahui memainkan peran utama dalam obesitas dan penyakit metabolisme. Tuna adalah makanan rendah kalori dan lemak, namun tinggi protein. Tuna populer di kalangan binaragawan dan model kebugaran yang sedang giat, karena ini cara yang bagus untuk meningkatkan asupan protein sambil menjaga total kalori dan lemak tetap rendah.


7. Full-Fat Yoghurt

Jenis yogurt tertentu mengandung bakteri probiotik yang dapat meningkatkan fungsi usus. Memiliki usus yang sehat dapat membantu melindungi terhadap peradangan dan resistensi leptin, yang merupakan salah satu pendorong hormon utama obesitas. Pastikan kamu memilih yogurt dengan kultur aktif, karena jenis yogurt lainnya tidak mengandung probiotik. Juga, pertimbangkan untuk memilih yogurt penuh lemak atau full-fat.

Yoghurt Menu Diet Paling Digemari di 2015 : Okezone Lifestyle

Foto: lifestyle.okezone.com

Studi menunjukkan bahwa susu penuh lemak dikaitkan dengan penurunan risiko obesitas dan diabetes tipe 2 dari waktu ke waktu. Yoghurt rendah lemak biasanya sarat dengan gula, jadi yang terbaik adalah menghindarinya.

Referensi : Menu buka puasa untuk diet sehat

 

📢📢📢Ramadhan momen yang baik untuk berbernah diri dan memperbanyak amalan sholeh💪🏻 Yuk yuk berdonasi, menyimak tausiyah, ikutan event berfaedah dan amal baik lainnya🤩

Bersama Muslimlife, ayo berbenah menjadi lebih baik dan semangat menebar kebaikan serta kasih sayang melalui fitur :

🌼 Donasi di Charity Corner Muslimlife

🌼 Asuh Hafidz Muslimlife, dll

🌼 Klinik Al-Fatihah dan Al-Quran Digital


Daaan ayoo akses semua video premium dengan berlangganan di Aplikasi Muslimlife🤩

📎 Dengan berlangganan cuma 500/hari, kita bisa akses semua video premium di Aplikasi Muslimlife

📎 Belajarnya praktis💪 Bisa diakses kapan saja & dimana saja

📎 Metode pembayaran mudah & beragam dengan 3 paket berlangganan : 15.000/1 bulan, 70.000/6 bulan & 120.000/tahun (lebih hemat)


🙏Barakallahu Fii Kum. Semoga Allah memudahkan urusan kita, Aamiin. 

#MuslimlifeMenjawabKeresahanmu


Download Aplikasi Muslimlife sekarang juga !
Playstore
Appstore
Topik Terkait :

Baca Artikel dan Berita Lainnya :