thumbnail

Kenali Perbedaan Taaruf Dan Pacaran Agar Tidak Terjerumus Maksiat

04 April 2022

Dalam Islam dikenal istilah yang namanya taaruf, mungkin sudah banyak orang yang mendengar istilah tersebut karena masih berkaitan dengan dua insan manusia yang memadu kasih. Hanya saja banyak yang tidak memahami maknanya. Jika dibandingkan dengan pacaran, tentunya memiliki perbedaan yang cukup kentara. Oleh karenanya, mengetahui perbedaan taaruf dan pacaran memang bertujuan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

 

Definisi Taaruf

Sebelum memahami makna dan perbedaan taaruf dalam Islam dengan konsep menjalin hubungan lainnya, maka sahabat muslim harus mengetahui definisi asli dari taaruf tersebut. Pengertian dari taaruf adalah proses pengenalan tahap awal antara pria dan wanita secara Islam untuk mencari jodoh dan menciptakan hubungan yang lebih jauh lagi.

Mungkin bagi anak-anak zaman sekarang taaruf dianggap sebagai perjodohan yang bersifat memaksa antara kedua belah pihak baik pria maupun wanita melalui perantara orang tua masing-masing. Padahal kalau mau ditelaah lebih jauh lagi, sahabat muslim bisa melakukan taaruf pada orang pilihan sahabat muslim sendiri untuk bisa mencapai tingkat yang lebih tinggi lagi yaitu pernikahan tanpa harus melakukan pacaran lebih dulu. Karena, dalam melakukan taaruf justru pacaran itulah yang sangat dihindari. Akan lebih indah melakukan pacaran setelah terjadinya pernikahan.

 

Pengertian Pacaran

Siapa yang tidak mengetahui artinya pacaran, terutama bagi para muda mudi yang sering melakukannya. Sahabat muslim pun pasti juga sudah mengetahui apa itu pacaran, yaitu kondisi dimana dua orang pria dan wanita yang saling memiliki perasaan cinta juga sayang dan berkomitmen untuk menjalin sebuah hubungan asmara tanpa ikatan yang resmi baik dimata Negara terlebih lagi agama. 

Konsep pacaran hanya dibuat oleh orang-orang tertentu yang memang sedang kasmaran dan ingin memiliki status sementara sebelum diikat oleh status pernikahan. Untuk menunjukkan pada orang lain bahwa keduanya adalah sepasang kekasih tapi belum siap untuk berkomitmen secara resmi. Konsep ini sudah tentu sangat berlawanan dengan taaruf yang diatur oleh agama Islam secara langsung. Karena berlawanan itulah sehingga menciptakan sebuah perbedaan. Pacaran kadang hanya bersifat mencari kesenangan semata tanpa harus ada ikatan, dan itu dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

 

Perbedaan Taaruf Dan Pacaran

Dari pengertian dua hal diatas, dapat diambil kesimpulan bahwaperbedaan taaruf dan pacaran memang saling bertolak belakang. Dari pengertiannya saja sudah memiliki perbedaan, diantaranya perbedaan tersebut antara lain:

infografis perbedaan taaruf dan pacaran
1. Perbedaan Tujuan

Bukan hanya sekedar pengertiannya, dalam hal tujuannya kedua proses ini sudah memiliki perbedaan. Dimana tujuan dari taaruf adalah untuk mendapatkan seorang pasangan yang halal dan resmi dengan sebuah ikatan yang sudah jelas dimata agama dan Negara. Sedangkan, tujuan pacaran yang belum mengetahui arahnya adalah hanya untuk mencari kesenangan tanpa memiliki ikatan tertentu. 

2. Perbedaan Dalam Hal Sifat

Selanjutnya adalah perbedaan dalam hal sifat, dimana taaruf bersifat sangat rahasia dan tertutup. Yaitu, orang-orang tertentu dan paham mengenai makna taaruf ini yang mengetahuinya. Namun, sangat berbeda dengan pacaran yang sifatnya terbuka dan lebih kepada mengumbar ataupun pamer agar semuanya mengetahui bahwa pasangan ini sedang berpacaran.

3. Perbedaan Dalam Hal Komunikasi

Secara komunikasi pun bisa menciptakan perbedaan antara taaruf dan pacaran. Cara berkomunikasinya pun sangat berbeda, untuk taaruf komunikasi hanya berdasarkan persiapan untuk mencapai pernikahan dan mendapatkan keberkahannya. Sedangkan, pacaran berkomunikasi dengan sedikit berlebihan dan melewati batas.

4. Perbedaan Dalam Hal Jangka Waktu

Bisa dipastikan perbedaan untuk poin yang satu ini akan menguntungkan sahabat muslim yang menjalankan. Dimana perbedaan taaruf dan pacaran bisa dilihat dari jangka waktunya, yaitu pacaran tidak memiliki jangka waktu yang jelas karena arah hubungan yang dijalani memang belum jelas tanpa ikatan. Sedangkan, taaruf sudah pasti memiliki jangka waktu tertentu hingga terjadinya tali pernikahan, karena target taaruf itu sendiri memang untuk mendapatkan pasangan halal.

 

Taaruf Syar'i, Hindari Pacaran 

Setelah diketahui secara detail dan lengkap semua pengertian dari istilah taaruf dan semua hal yang berhubungan, pastinya sahabat muslim sudah bisa menangkap maksud penting dijalankannya taaruf syar’I yang berlaku dalam agama Islam ini.

Berdasarkan pengertiannya, memang dapat diketahui bahwa agama Islam bermaksud memberlakukan taaruf untuk menjaga manusia yang berlawanan jenis agar tidak melakukan zina yang merupakan sebuah dosa besar. Karena dua orang yang sedang kasmaran pastinya akan terbawa suasana dan melakukan hal-hal yang sangat dilarang agama Islam seperti berhubungan intim ataupun sekedar bersentuhan. 

Dalam agama Islam memang tidak dibenarkan orang yang bukan mahrom saling bersentuhan termasuk berpegangan tangan sekalipun. Dengan kata lain, perwujudan taaruf memang sengaja untuk menghindari adanya pacaran dimana perbedaan taaruf dan pacaran sangat terasa. Dengan begitu, jika sahabat muslim sudah mengetahui secara gambling apa itu taaruf beserta fungsi dan tujuannya mungkin sahabat muslim akan setuju dengan konsep taaruf yang akan memberikan keuntungan bagi semua pihak. Dari perbedaan taaruf dan pacaran dapat disimpulkan, bahwa dalam melakukan pacaran pastinya sahabat muslim sudah menentang taaruf. Sedangkan, jika sahabat muslim menjalankan taaruf dengan baik bisa dipastikan dapat merasakan pacaran versi Islam yang sangat menyenangkan.

Yuk berlangganan konten-konten islami gratis dari Muslimlife.id! Cukup register gratis dan dapatkan konten-konten bermanfaat yang up to date setiap harinya.


Download Aplikasi Muslimlife sekarang juga !
Playstore
Appstore
Topik Terkait :

Baca Artikel dan Berita Lainnya :