thumbnail

Panglima-Panglima Perang Umat Islam Terhebat Sepanjang Masa

18 Agustus 2022

Sepanjang sejarah, umat Islam telah mengalama berbagai peperangan, baik perang dengan berskala kecil hingga peperangan yang sangat besar. Dibalik peperangan-peperangan yang dilalui oleh umat Islam, muncul beberapa tokoh panglima yang menjadi tokoh kunci dalam memimpin pasukannya bahkan panglima hebat tersebut juga ada yang berasal dari kalangan perempuan. Tercatat beberapa nama panglima besar umat Islam yang Tangguh, gagah serta berani yang berhasil menaklukan medan perang. Siapa sajakah mereka? Yuk simak ulasan berikut!


1. Khalid bin Walid

Khalid Bin Al-Walid.gif

Photo : Wikipedia

Khalid bin Walid dijuluki sebagai “Pedang Allah yang Terhunus”. Beliau lahir pada 585 Masehi dan wafat pada usianya yang ke 57 tahun. Beliau juga dikenal sangat hebat dalam hal taktik perang. Bahkan Khalid bin Walid tercatat sebagai panglima yang tak terkalahkan pertahanannya dari lebih 100 kali pertempuran. Hal unik dari Khalid bin Walid adalah pada awalnya beliau merupakan panglima perang kaum kafir Quraisy yang berperang melawan umat Islam dalam perang Uhud.  Namun beliau kemudian masuk Islam melalui perjanjian Hudaibilah. Beberapa pencapaian strategis dan penting Khalid dalam memimpin perang adalah berhasil menaklukan jazirah Arab melalui Perang Riddah, Perang Mesopotamia, dan Suriah Romia dalam kurun waktu 4 tahun. Beliau berhasil menyatukan wilayah jazirah Arab dibawah bendera Islam.

2. Muhammad Al Fatih

Muhammad Al Fatih dikenal sebagai satu-satunya pemimpin yang berhasil menaklukan kota Konstantinopel, kota terbesar di dunia pada masanya. Beliau juga dikenal sebagai pemimpin yang telah diceritakan terlebih dahulu oleh Rasullullah dalam hadistnya :

“Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.” (HR. Ahmad bin Hanval Al Musnad).

Hadist tersebutlah yang mendorong semangat Al Fatih untuk bisa menaklukan Kontantinopel. Kota Konstantinopel pada saat itu dikenal sebagai kota yang tak bisa ditaklukan berkat kuatnya dinding pertahanan yang mengelilinginya. Namun di usia Al Fatih yang saat itu masih 21 tahun, berkat kecerdasan dan kehebatannya ia sangat berani mengambil keputusan untuk membawa bala tentara dan kapal-kapal mereka menaiki perbukitan Galata untuk bisa masuk ke titrik terlemah kota Konstantinopal di Selat Golden Horn. Sehari sebelum strategi itu dilakukan, Al faith memerintahkan semua pasukannya untuk berpuasa pada siang hari dan melaksanakan Shalat Tahajud dimalam harinya. Ia meminta kepada Allah Ta’ala agar memberikan kemenangan kepada pasukan umat Islam. Alhasil, mereka berhasil menaklukan kota Konstanstinopel dan hingga saat ini kota tersebut masih berada dibawa kekuasaan Islam. Al Fatih mengganti nama kota Konstantinopel menjadi Kota Istanbul. 

3.Salahuddin Al Ayubi

Salahuddin Al Ayubi merupakan panglima pasukan umat Islam dalam Perang Salib melawan umat Kristen. Beliau dikenal sebagai panglima yang berhasil merebut kota suci Jerussalem dalam 12 hari pertempuran. Dengan kemuliaanya, beliah bahkan tidak menyakiti satupun tawanan perang dan melepeskan kembali para pasukan Kristen kembali ke Eropa. Karena kemuliaannya ini beliau sangat dihormati baik dari kalangan umat Islam maupun umat Kristen. Salahuddin juga dikenal karena mendirikan salah satu kerajaan Islam yang dikenal dengan Dinasti Ayubiyah. Kekuasaam dinasti ini sangat luas karena meliputi wiayah Mesir, Yaman, Diyar Bakr, Mekkah, Hijaz dan Irak Utara.

4.Usamah Bin Zaid

Usamah merupakan panglima perang yang memiliki usia yang sangat muda yaitu 18 tahun. Belian ditunjuk oleh Rasullullah Shallahu Alaihi Wassalam untuk memimpin pasukan Islam dan perang melawan pasukan Romawi Timur. Ia sempat mendapat keraguan dari para sahabat karena usianya yang masih sangat muda. Namun berkat kecerdikan dan strategi yang matang, pasukan Usamah berhasil mengalahkan musuh dengan cepat.

5.Khaulah Binti Azar

Umat Islam tidak hanya memiliki panglima perang dari kalangan laki-laki saja, namun juga memiliki panglima hebat dari kalangan perempuan. Ia juga mendapatkan julukan sebagai Pedang Allah, seperti julukan Khalid Bin Walid. Pada awalnya Khaulah merupakan petugas medis yang bertugas pada saat perperangan berlangsung. Ketika mengetahui kakak kandungnya Dhirara bin Azur tertangkap dan menjadi tawanan musuh, khaulah bangkit dan menutupi seluruh tubuhnya kecuali wajah dan bergegas membantu kakaknya melawan dan menghadang musuh dengan menunggangi kuda. Kondisi fisik yang kekar, tinggi dan pemberani, Khaulah sangat cekatan dalam taktik berperang dan sangat lihai dalam memainkan pedang serta menunggangi kuda. Hingga pasukannyapun terheran dengan kehadiran Khaulah karena kemisteriusannya akibat semua badannya di tutupi kecuali matanya.

Sumber : Panglima Perang Islam


Download Aplikasi Muslimlife sekarang juga !
Playstore
Appstore
Topik Terkait :

Baca Artikel dan Berita Lainnya :