thumbnail

Kicak sampai Barongko, Berikut Kuliner Khas Ramadhan dari Berbagai Daerah

03 April 2022

Ramadhan tiba, ramadhan tiba....

Siapa nih yang udah mulai mendengar sayup-sayup lirik lagu karya Opick tersebut? Ya ramadhan sebentar lagi telah tiba. Banyak dari kita yang sudah mulai mempersiapkan diri untuk menyambut bulan yang penuh dengan keberkahan tersebut, mulai dari persiapan ibadah hingga persiapan menu buka puasa. Berbicara tentang menu buka puasa, di berbagai daerah di Indonesia ada banyak menu khas yang bisa didapatkan hanya di bulan ramadhan. Kira-kira menu apa saja ya?

1. Bubur Kanji Rumbi – Aceh

Kanji Rumbi Menu Khas Berbuka Asal Aceh, Ini Resepnya - Kuliner | RRI Banda  Aceh |

Foto : rri.co.id

Sepanjang bulan ramadhan, masjid-masjid di Aceh akan menggelar buka bersama dan akan membagikan bubur kanji rumbi kepada masyarakat. Bubur dengan warna kecoklatan ini memiliki aroma dan rasa rempah-rempah yang kuat. Ini karena resepnya dipengaruhi oleh masakan India. Karena kekayaan rempah-rempah yang ada di dalamnya, bubur ini tak hanya mengenyangkan tetapi juga membuat tubuh terasa lebih hangat.


2. Putu Mangkok – Kepulauan Riau

6 Langkah Cara Buat Kue Putu yang Mudah

Foto : cookandrecipe.com

Kue dengan bahan utama tepung beras ini memiliki rasa manis tetapi tidak akan membuat “enek”, karena adanya parutan kelapa yang memberi rasa gurih Keunikan dari makanan ini dengan jenis putu lainnya adalah bentuknya. Sama seperti namanya, putu mangkok ini memang berbentuk menyerupai mangkok yang terbalik.


3. Ketan Bintul – Banten

Cerita di Balik Gurihnya Ketan Bintul, Takjil Favorit Sultan Banten yang  Hanya Dijumpai saat Ramadan

Foto : hipwee.com

Ketan Bintul menjadi makanan yang selalu diburu oleh masyarakat Banten selama bulan Ramadan untuk dijadikan takjil atau makanan berbuka puasa. Menu yang konon sudah ada sejak abad ke-16 ini terbuat dari ketan dan diberi taburan serundeng (kelapa parut yang disangrai dengan berbagai rempah-rempah). Sebagai pelengkap, ketan bintul biasanya juga dicocol dengan kuah semur daging atau dengan empal daging sapi. Menurut masyarakat lokal, dahulu Sultan Banten sangat menyukai ketan bintul untuk disantap saat berbuka puasa.


4. Kicak – Daerah Istimewa Yogyakarta

Kue Kicak Khas Yogya, cuma Ada saat Ramadhan - Celebrities.Id

Foto : celebrities.id

Takjil dengan rasa manis bercampur gurih ini dibuat dari ketan yang diberi santan, nangka, dan kelapa parut. Dulunya, kicak tidak dibuat dari ketan melainkan singkong, namun ada sedikit perubahan pada bahan utamanya. Bagaimana kicak dapat menjadi kuliner khas populer? Menurut cerita dari masyarakat lokal, takjil ini pertama dibuat pada tahun 1970-an oleh Mbah Wono. Waktu itu Mbah Wono menjual kicak di pasar sore yang lokasinya ada di Kauman. Karena banyak yang menyukainya sebagai takjil, akhirnya kicak kian populer dan menjadi makanan khas Yogyakarta hingga sekarang.


5. Sotong Pangkong – Pontianak, Kalimantan Barat

Sotong Pangkong, Kuliner Khas Pontianak yang Nikmat untuk Buka Puasa -  Tribun Travel

Foto : travel.tribunnews.com

Sajian ini menggunakan cumi sebagai bahan utama. Yang menjadi daya tarik adalah cumi tersebut tidak digoreng, melaiankan dipanggang. Namun sebelum itu, cumi sudah terlebih dahulu dijemur hingga kering. Sebelum disajikan, daging cumi yang sudah dipanggang akan dipukul-pukul dengan palu. Tujuannya agar daging lebih empuk dan mudah dikunyah. Sotong pangkong umumnya disantap bersama bumbu kacang atau diolah dengan bumbu pedas manis.


6. Barongko – Makassar, Sulawesi Selatan

Resep Barongko Pisang yang Legit Khas Makassar Buat Teman Ngopi

Foto : food.detik.com

Barongko adalah makanan khas Suku Bugis, Makassar. Rasanya yang manis dan gurih sangat pas disantap untuk berbuka puasa. Bahan yang digunakan untuk mengolah barongko antara lain pisang, telur, santan, gula pasir, dan garam. Bahan-bahan tersebut dihaluskan dan dicampur. Setelah itu, adonan akan dibungkus dengan daun pisang lalu dikukus. Untuk yang suka berbuka puasa dengan makanan dingin, barongko dapat dimasukkan ke dalam kulkas dulu dan takjil ini bisa dikeluarkan saat sudah mendekati waktu berbuka.


7. Kue Asidah – Maluku

Asida, Kudapan yang Hanya Ada Saat Ramadan di Fakfak - Regional Liputan6.com

Foto : liputan6.com

Kue ini sebenarnya berasal dari Arab dan masyarakat Maluku mulai mengenal kue yang mirip dodol ini saat Islam mulai masuk ke wilayah Indonesia bagian timur. Sepanjang bulan Ramadan, kue asidah sering dijadikan takjil karena rasanya yang cukup manis. Tak perlu bersusah payah untuk membuatnya sendiri, kue ini akan sangat mudah dijumpai di pasar takjil dan di pinggir-pinggir jalan sepanjang bulan Ramadan.

Itulah beberapa makanan khas ramadhan dari berbagai daerah di Indonesia yang hanya dapat ditemukan selama bulan ramadhan. Nah ramadhan tahun ini jangan sampai lupa untuk mencicipi makanan-makanan tadi ya.

Referensi : Kuliner khas Ramadhan


🌵🌵🌵Yuk yuk memperbanyak amal sholeh selama Bulan Ramadhan, seperti donasi, tausiyah, ikutan event berfaedah dan amal baik lainnya🤩

Bersama Muslimlife, ayo lebih banyak menebar kebaikan dan kasih sayang melalui fitur:

✅ Donasi di Charity Corner Muslimlife

✅ Asuh Hafidz Muslimlife, dll


Daaan yuk yuk akses semua video premium dengan berlangganan di Aplikasi Muslimlife🤩

✅Dengan berlangganan cuma 500/hari, kita bisa akses semua video premium di Aplikasi Muslimlife

✅Belajarnya praktis💪 Bisa diakses kapan saja & dimana saja

✅Metode pembayaran mudah & beragam dengan 3 paket berlangganan : 15.000/1 bulan, 70.000/6 bulan & 120.000/tahun (lebih hemat)


🙏Barakallahu Fii Kum. Semoga Allah memudahkan semua urusan kita, Aamiin🤲



#MuslimlifeMenjawabKeresahanmu


Download Aplikasi Muslimlife sekarang juga !
Playstore
Appstore
Topik Terkait :

Baca Artikel dan Berita Lainnya :