thumbnail

Kapan Termasuk Telat Shalat Jum'at dan Harus Shalat Dzuhur?

26 Januari 2023

Dari KonsultasiSyariah.com, diutarakan pertanyaan:

Bagaimana  hukum orang yang sedang shalat Jum'at dan saat shalat orang tersebut kentut, yang kemudian berwudhu kembali. Namun setelah masuk masjid ternyata orang itu sudah tertinggal 1 raka'at. Jika seperti ini, apakah harus menambahi kekuranganya atau harus mengantinya dengan shalat dzuhur?

Maka jawaban oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasi Syariah) adalah:

Orang hadir saat shalat Jum'at tidak disyaratkan harus mendapatkan khutbahnya imam. Andaikan seseorang datang telat dan baru bergabung saat iqamah, maka orang tersebut cukup melaksanakan shalat dua raka'at, sebagaimana yang dilakukan oleh imam. Dan orang tersebut dianggap sudah mendapatkan Jum'atan.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Tidak Shalat Jum'at 3 Kali? Simak Penjelasan  dan Keutamaannya - Bagian 1

Foto: Maluku-inews.id

Lalu, waktu kapankah batasnya seseorang dianggap mendapatkan Jum'atan tersebut, sehingga orang itu cukup shalat dua raka'at?

Ibnu Rusyd mengatakan:

“Sebagian ulama berpendapat, jika makmum mendapatkan satu rakaat shalat Jumat (bersama imam) maka dia mendapat Jumatan, sehingga dia hanya mengganti satu rakaat. Namun jika dia mendapatkan kurang dari satu rakaat (bersama imam), maka dia wajib shalat zuhur, 4 rakaat. Ini adalah pendapat Imam Malik dan Imam As-Syafi’i".

Kemudian pendapat Abu Hanifah dalam Bidayatul Mujtahid, 1:199 adalah makmum (yang masbuq) cukup mengganti dua raka'at, selama dia masih mendapatkan bagian apapun dari (shalatnya imam). 

Isak Tangis Jamaah Warnai Sholat Jumat Perdana di Islamic Center – LOMBOK  TV NEWS

Foto: Lombok TV news

Pendapat yang lebih kuat

Dalam kasus ini, pendapat yang lebih kuat adalah pendapat Imam Malik dan Imam As-Syafi’i, sebagaimana keterangan Syekh Abdul Aziz Ibnu Baz berikut:

"Apabila makmum masbuk shalat Jumat hanya mendapatkan sujud dan tasyahud, maka dia shalat dzuhur dan tidak shalat Jumat (2 rakaat). Karena status shalat hanya bisa didapatkan (setelah mengerjanak) satu rakaat."

Berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

من أدرك ركعة من الصلاة فقد أدرك الصلاة

“Siapa yang mendapatkan satu rakaat shalat maka dia sudah dianggap mendapatkan shalat” (HR. Bukhari 546 dan Muslim 954)


Demikian pula sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

من أدرك ركعة من الجمعة فليضف إليها أخرى وقد تمت صلاته

“Siapa yang mendapatkan satu rakaat shalat Jumat maka hendaknya dia tambahkan rakaat yang lain, sehingga shalat Jumatnya sempurna” (HR. An-Nasai dan At-Turmudzi)


Maka dari dua hadist di atas, disimpulkan bahwa orang yang tidak mendapatkan satu raka'at jum'atan bersama imam, maka orang tersebut tidak mendapatkan jum'atan. Dengan begitu, orang tersebut wajib shalat dzuhur.

Allahu A'lam.

Referensi: mengganti shalat jum'at dengan shalat dzuhur


👋🏾Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabaraktuh... Sobat Muslimlife.

Yuk move on ke dompet digital yang #NyamanDipakai karena ekosistemnya FULL SYARIAH dan GRATIS biaya top-up saldo.


1 aplikasi untuk serunya beli/bayar:

🟢Pulsa

🟢Paket Data

🟢PLN

🔵Pascabayar

🔵E-money

🔵PDAM

🔵BPJS

Ikutin video tutorial proses registrasi, top-up/isi saldo dan melakukan transaksi menggunakan Muslimlife Pay dengan cara klik link video tutorial akses Muslimlife Pay


Top-upnya Gratis, Ekosistemnya Syariah Lagi!

Fix, Muslimlife Pay Idaman Banget.


Ada saran & keresahan? ☎️Hubungi Admin: 0813-6261-8258

#MuslimlifeMenjawabKeresahanmu


Download Aplikasi Muslimlife sekarang juga !
Playstore
Appstore
Topik Terkait :

Baca Artikel dan Berita Lainnya :