thumbnail

Jangan remehkan 4 dosa besar ini!

16 Juni 2022

3 Dosa Besar Yang Dianggap Biasa - Seindah Sunnah

Foto: seindahsunnah.com

Berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah, dosa terbagi menjadi dua, dosa besar (al-kaba’ir) dan dosa kecil (ash-shagha’ir). Allah Ta’ala berfirman:

إِنْ تَجْتَنِبُوا كَبَائِرَ مَا تُنْهَوْنَ عَنْهُ نُكَفِّرْ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَنُدْخِلْكُمْ مُدْخَلًا كَرِيمًا

“Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa besar yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga)” (QS. An-Nisa: 31)


Allah Ta’ala berfirman:

الَّذِينَ يَجْتَنِبُونَ كَبَائِرَ الْإِثْمِ وَالْفَوَاحِشَ إِلَّا اللَّمَمَ إِنَّ رَبَّكَ وَاسِعُ الْمَغْفِرَةِ

“(Yaitu) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yang selain dari kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Tuhanmu maha luas ampunan-Nya” (QS. An-Najm: 32)


Kemudian, pembagian dosa besar dan dosa kecil juga ditunjukkan dalam sabda Nabi Shallallahu ’alaihi wasallam:

الصَّلاةُ الخمسُ والجمعةُ إلى الجمعةِ كفَّارةٌ لما بينَهنَّ ما لم تُغشَ الْكبائرُ

“Salat lima waktu dan salat Jumat ke salat Jumat selanjutnya, menghapuskan dosa-dosa di antara keduanya, selama tidak melakukan dosa besar” (HR. Muslim no. 233)


Adapun kaidah yang membedakan dosa besar dan dosa kecil yakni:

1. Yang dikatakan sebagai dosa besar adalah yang telah Allah Ta'ala dan Rasul-Nya sebutkan. Al-Qurtubi rahimahullah mengatakan:

كُلّ ذَنْب أُطْلِقَ عَلَيْهِ بِنَصِّ كِتَاب أَوْ سُنَّة أَوْ إِجْمَاع أَنَّهُ كَبِيرَة أَوْ عَظِيم

“Dosa besar adalah dosa yang dimutlakkan oleh nash Al-Qur`an dan As-Sunnah atau ijma’ sebagai dosa besar” (Fathul Baari, 15: 709)


2. Dosa besar adalah setiap dosa yang mendapat ancaman neraka, murka, laknat, atau adzab. Hal ini sebagaimana perkataan Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma dalam tafsir surah An-Nisa’ ayat 31:

الكبيرة كل ذنب ختمه الله بنار، أو غضب، أو لعنة، أو عذاب

“Dosa besar adalah yang Allah tutup dengan ancaman neraka, atau kemurkaan, atau laknat atau adzab” (Tafsir Ibnu Katsir, 2: 282)


3. Dosa besar adalah setiap dosa yang terdapat hukuman khusus

Tidak sekedar dilarang melakukannya atau diharamkan hukumnya. Misalnya dalam dalil disebutkan: “barangsiapa yang melakukan ini, maka ia bukan mukmin”, atau “bukan bagian dari kami”.


Syekh Muhammad bin Ibrahim memberikan penjelasan ringkas mengenai dosa besar, yakni:

ما توعد عليه بغضب، أو لعنة، أو رتب عليه عقاب في الدنيا، أو عذاب في الآخرة

“Dosa besar adalah dosa yang diancam dengan kemurkaan Allah, atau laknat, atau digandengkan dengan suatu hukuman di dunia, atau dengan suatu adzab di akhirat” (Fatawa war Rasail, 2: 54)


Dengan mengetahui ancaman dan akibat jika melakukan dosa besar, maka sebagai muslim yang taat, sudah sepatutnya untuk menghindari dan tidak melakukan setiap dosa besar. Namun sayangnya, terdapat beberapa dosa yang masih sering muslim lakukan, tanpa diketahui bahwa dosa tersebut termasuk dalam dosa besar yang tidak akan diampuni Allah Ta’ala, kecuali dengan sungguh-sungguh bertaubat. Na'udzubillah Min Dzalik...


Dosa apa sajakah itu? Berikut ulasannya.

1. Menyekutukan Allah Ta’ala dalam beribadah

Hal itu mencakup meyakini bahwa ada yang mampu memberikan manfaat atau menghindarkan kita dari keburukan selain Allah Ta'ala. Atau juga keyakinan yang semisal itu. Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّ اللّهَ لاَ يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَن يَشَاءُ

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya” (QS. An-Nisa’: 48)


2. Bermuamalah dengan riba

Dosa Riba dalam Islam Menurut Al-Quran dan Hadits

Foto: qazwa.id

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- آكِلَ الرِّبَا وَمُوكِلَهُ وَكَاتِبَهُ وَشَاهِدَيْهِ وَقَالَ هُمْ سَوَاءٌ

“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam melaknat pemakan riba (rentenir), orang yang menyerahkan riba (peminjam), pencatat riba (sekretaris), dan dua orang saksinya.” Beliau mengatakan, “Mereka semua itu sama (dalam melakukan yang haram)” (HR. Muslim no. 1598)


Kemudian, ada kaedah umum dalam memahami riba yang telah disebutkan oleh para ulama, yakni:

كُلُّ قَرْضٍ جَرَّ مَنْفَعَةً, فَهُوَ رِبًا

“Setiap utang piutang yang ditarik manfaat di dalamnya, maka itu adalah riba”


3. Durhaka kepada orang tua

Hikmah Siang : Azab Anak Durhaka kepada Ibunya Menurut Islam | HAJINEWS.ID

Foto: hajinews.id

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَا مِنْ ذَنْبٍ أَجْدَرُ أَنْ يُعَجِّلَ لِصَاحِبِهِ الْعُقُوْبَةَ مَعَ مَا يَدَّخِرُ لَهُ مِنَ الْبَغِى وَقَطِيْعَةِ الرَّحِمِ

“Tidak ada dosa yang lebih pantas untuk disegerakan balasannya bagi para pelakunya (di dunia ini) –berikut dosa yang disimpan untuknya (di akhirat)– daripada perbuatan melampaui batas (kezaliman) dan memutus silaturahmi (dengan orang tua dan kerabat)” (HR. Tirmidzi, Abu Dawud, dan Ibnu Majah).


4. Meninggalkan shalat

Keagungan Shalat – ARTIKULA.ID

Foto: artikula.id

Dari Buraidah Radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

العَهْدُ الَّذِي بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ الصَّلاَةُ ، فَمَنْ تَرَكَهَا فَقَدْ كَفَرَ

“Perjanjian yang mengikat antara kita dan mereka adalah salat, maka siapa saja yang meninggalkan salat, sungguh ia telah kafir” (HR. Tirmidzi dan An-Nasa’i).


Kemudiam, seorang tabi’in bernama ‘Abdullah bin Syaqiq Rahimahullah pernah berkata:

كَانَ أصْحَابُ محَمَّدٍ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – لاَ يَرَوْنَ شَيْئاً مِنَ الأعْمَالِ تَرْكُهُ كُفْرٌ غَيْرَ الصَّلاَةِ

“Para sahabat Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam tidak memandang kufur karena meninggalkan amal, kecuali salat.” (HR. Tirmidzi).


Allahu A'lam. Semoga Allah Ta’ala melindungi kita semua dari segala perkara dosa, baik kecil maupun besar serta yang kita sadari maupun tidak disadari. Aamiin.

Referensi: Khutbah jumat 4 dosa besar yang sering diremehkan


Tapi ingatlah, bahwa rahmat dan kasih sayang Allah Ta'ala sangat luas. Allah memafkan setiap hambanya yang bertaubat dengan sungguh-sungguh. Seperti yang disampaikan Ustadz Zul Arafah dalam tausiyah Allah Ta'ala Mengampuni Dosamu. Yuk buruan ditonton!

#MuslimlifeMenjawabKeresahanmu


Download Aplikasi Muslimlife sekarang juga !
Playstore
Appstore
Topik Terkait :

Baca Artikel dan Berita Lainnya :