thumbnail

Hak Paten Teknologi 4G Berbasis OFDM dimiliki oleh Profesor Muslim asal Kediri, Indonesia

24 September 2021

Taukah kamu? Hak paten Teknologi 4G Berbasis OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing) dimiliki oleh orang Indonesia lhoo.. Ya, teknologi  yang sangat bermanfaat di kehidupan sehari-hari itu ditemukan oleh Prof. Dr. Khoirul Anwar, alumni Teknik Elektro ITB dan cumlaude pada Tahun 2000. Kini hasil temuan yang juga sudah dipatenkan itu digunakan oleh perusahaan besar bidang elektronik asal Jepang.


Pendidikan, Profesi dan Penghargaan

Lulus dari ITB dengan mendapat beasiswa selama 4 tahun, Prof. Dr. Khoirul Anwar melanjutkan studi S2 dan S3 di Nara Institute of Science and Technology (NAIST). Dengan bantuan beasiswa dari Panasonic selama S2 dan beasiswa dari perusahaan Jepang selama S3, Khoirul berhasil lulus dan memperoleh gelar master di Tahun 2005 dan gelar doktor di Tahun 2008.

Kini, selain aktif sebagai dosen, Khoirul juga bekerja sebagai peneliti di Laboratoriumn Information Theory and Signal Processing, Japan Advanced Institute of Science and Technology di Jepang. Kemudian di Tahun 2006, Khoirul menerima penghargaan IEEE Best Student Paper Award of IEEE Radio and Wireless Symposium (RWS) di California. Tidak hanya itu, penghargaan di bidang Kontrobusi Keilmuan Luar Negeri oleh Konsulat Jenderal RI Osaka juga ia peroleh di Tahun 2007.

Dan kini berkat penemuan dan paten Teknologi 4G Berbasis OFDM miliknya, Khoirul menerima penghargaan atas Best Paper kategori Young Scientist pada Institute of Electrical and Electronics Engineers Vehicular Technology Conference (IEEE VTC) 2010-Spring, di Taiwan. Dan hebatnya lagi, teknologi ini juga sedang dijajaki oleh raksasa telekomunikasi asal China, Huawei Technology.


Penemuan 4G

Siapa sangka, kisah penemuan Teknologi 4G terinspirasi dari film animasi anak-anak. Ya, Khoirul mendapat ide dari Film Dragon Ball Z yang sering ditontonnya. Saat Goku akan melayangkan jurus terdahsyat, Genki Dama alias Spirit Ball, Goku akan menyerap semua energi makhluk hidup hingga menghasilkan tenaga yang luar biasa. Konsep dan pemikiran dari film itu yang ia tuangkan ke formula matematika. Khoirul memisalkan jurus Spirit Ball sebagai Turbo Equalizer (dekoder turbo) yang bisa mengumpulkan seluruh energi dari blok transmisi yang ter-delay maupun yang terdahulu untuk menangani distorsi data akibat interferensi gelombang. Dan kini, bentuk dari insprasi itu sudah menjadi paper yamg berjudul "A Simple Turbo Equalization for Single Carrier Block Transmission without Guard Interval

Dengan penemuannnya, Khoirul berhasil mematahkan anggapan yang dulunya dikatakan tidak mungkin dalam dunia telekomunikasi. Karena sekarang semua sinyal yang dikirim secara nirkabel tidak perlu diperisai oleh guard interval (GI) untuk tahan terhadap delay, pantulan dan interferensi. Maka turbo equalizer yang berperan membatalkan interferensi, sehingga receiver bisa menerima sinyal tanya distorsi. Hal ini secara teoritis juga mampu menghilangkan rugi daya transmisi, karena tidak perlu lagi mengirim daya untuk GI.

Tidak sendiri, ide ini digarap Khoirul bersama dengan temannya, Tadashi Matsumoto yang merupakan profesor utama di laboratorium tempat Khoirul bekerja. Setelah meyelesaikan turunan formula matematikanya, Khoirul juga dibantu oleh Hui Zhou dalam pembuatan programnya.

Terimakasih Prof. Dr. Khoirul Anwar untuk semua dedikasi dan kerja kerasnya.

Keren banget! Indonesia bangga!


Sumber :

https://bappeda.batubarakab.go.id/tokoh-nasional/biografi-khoirul-anwar-penemu-4g/



#MuslimlifeMenjawabKeresahanmu


Download Aplikasi Muslimlife sekarang juga !
Playstore
Appstore
Topik Terkait :

Baca Artikel dan Berita Lainnya :