thumbnail

Dari Bisnis Ban Hingga Menjadi Raja Perhotelan

23 Oktober 2021

Kerja keras Syekh Faisal Bin Qassim Al Thani, pemilik lebih dari 20 hotel mewah di seluruh dunia sudah dimulai sejak ia berumur 16 tahun. Saat itu, Faisal menjual suku cadang mobil di Doha dan menjadi distributor tunggal ban Bridgestone tahun 1960-an. Memulai dengan sederhana bisnisnya tidak menjadikan Faisal lupa memiliki visi masa depan dan melakukan diversifikasi usaha dengan bijaksana.

Kini kekayaan Syekh Faisal Bin Qassim Al Thani tidak diragukan lagi. Ia adalah Chairman Al Faisal Holding yang merupakan salah satu konglomerat terbesar Qatar, yang ia dirikan di tahun 1964 dan berpusat di Doha, Qatar. Perusahaan ini bergerak dalam bidang properti residensial dan komersial; pengembangan real estat, dengan fokus utama pada sektor perhotelan dan layanan terkait. Anak Perusahaan Al Faisal Holding Company LLC sendiri beroperasi di bidang real estat, konstruksi, perhotelan, perdagangan, transportasi, hiburan, pendidikan, layanan, dan sektor teknologi informasi di Qatar dan internasional. Selain memiliki saham mayoritas yang diperdagangkan secara publik, Faisal juga memiliki real estat di Qatar dan menjual pasokan medis dan obat-obatan. 


Tidak berhenti disitu, Al Faisal holding juga ikut bergerak dalam perdagangan dan distribusi berbagai produk, seperti bahan bangunan, peralatan rumah tangga, persediaan makanan, dan lain-lain. Kemudian juga aktif dalam penyediaan berbagai layanan untuk industri bangunan, termasuk proyek konstruksi, perbaikan, dan modifikasi dan lainnya.

Melebarkan sayapnya, Al Faisal holding juga fokus memberikan layanan pendidikan dan pelatihan, yakni untuk gelar sarjana dan magister dalam administrasi bisnis serta pengembangan kualitas pribadi siswa dan keterampilan komunikasi. Kemudian juga fokus dalam solusi transportasi dari alat berat dan peralatan konstruksi ke layanan pribadi; broker efek keuangan dan layanan perdagangan; dan layanan hiburan, termasuk hiburan untuk keluarga dalam ruangan dan campuran wahana, permainan, dan olahraga.


Inti dari strategi bisnis Faisal adalah diversifikasi, maka ia dan perusahaannya terus berupaya memanfaatkan peluang pertumbuhan di berbagai bidang. Untuk itu, sektor jasa keuangan sangat berperan penting dalam meningkatkan paparan perusahaan terhadap ekonomi lokal dan global.

Perihal pertimbangan dalam berbisnis, Faisal bin Qassim Al Thani menyatakan bahwa akuisisi dilaksanakan oleh anak perusahaan Al Faisal International untuk investasi, yang memimpin perluasan layanan keuangan grup, baik untuk Qatar maupun internasional. Perusahaan berupaya untuk terus mengejar peluang pertumbuhan organik lebih lanjut melalui aliansi strategis dan dengan akuisisi tambahan yang sesuai.

Untuk memperluas pergerakan investasi ke pasar Eropa dan Amerika Serikat diberbagai sektor, Al Faisal Holding menjadikan India sebagai target sasaran berikutnya. Hal ini didassari India memiliki peluang investasi yang menarik dan berpotensi besar di sektor perhotelan, pariwisata, dan Teknologi Informatika. Selain itu juga didukung oleh peraturan lingkungan yang meningkat.

Sektor ritel juga ikut ambil bagian. Qatar dianggap memiliki PDB per kapita tertinggi di dunia, yang seiring pertambahan populasin menjadi kekuatan pembelanjaan yang tinggi. Salah satu tren yang dilirik oleh Faisal adalah pasar yang semakin beragam dengan pengecer skala besar dan mal kecil menangani berbagai pasar dan segmen permintaan.


Strategi Bisnis

Salah satu dari banyak hal yang mendukung Syekh Faisal menjadi salah satu tokoh muslim sukses dunia adalah keteguhan memegang prinsip dan komitmen profesional. Ia percaya bahwa keberhasilan dan pertumbuhan bisnisnya adalah dari komitmen dan konsistensi dalam hal standar dan kebijakan serta hasil kolaborasi dari upaya mitra lokal dan internasional yang mendukung. Perihal strategi bisnis, berikut adalah penjelasan resmi dari perusahaan Al Faisal Holding:

1. Diversifikasi industri

Kekuatan Al Faisal Holding terletak pada diversifikasi lini bisnis dan aliran pendapatannya. Sektor-sektor industri maju tempat Al Faisal beroperasi telah memungkinkan perusahaan untuk mengembangkan profil investasi yang seimbang, beragam, dan beragam.

2. Kepemimpinan pasar

Salah satu prinsip operasi inti Al Faisal Holding yakni mengembangkan bisnis baru dengan status yang sama seperti operasi yang ada dan didirikan.

3. Bisnis baru dan pengembangan aliran pendapatan

Al Faisal Holding terus mencari peluang untuk memperluas bisnis yang sudah ada, untuk memulai usaha baru di berbagai sektor yang secara strategis penting dan mencari peluang akuisisi di mana saja yang terdapat proposisi nilai riil

4. Kualitas pelayanan

Al Faisal Holding percaya bahwa menyediakan layanan dengan kualitas terbaik dapat meningkatkan ikatan kepercayaan antara perusahaan dan klien. Al Faisal memiliki banyak hubungan klien yang lama dan sukses.

5. Efisiensi operasional

Al Faisal berupaya proaktif mengelola biaya operasi melalui penilaian efisiensi operasional yang aktif dan akurat. Perusahaan fokus untuk lebih meningkatkan proses internal, dan akan terus menerapkan konsep modern manajemen sumber daya manusia dengan fokus pada rekrutmen, pelatihan dan retensi karyawan yang terampil.

Sumber :

https://actconsulting.co/tokoh-muslim-sukses-dunia-syekh-faisal-bin-qassim-al-thani-dari-bisnis-ban-menjadi-raja-perhotelan/



#MuslimlifeMenjawabKeresahanmu


Download Aplikasi Muslimlife sekarang juga !
Playstore
Appstore
Topik Terkait :

Baca Artikel dan Berita Lainnya :