thumbnail

Beriman Terhadap Takdir

20 Juli 2022

4 Pengertian Takdir, Macam Macam, dan Konsep Takdir dalam Teologi Islam  (Ilmu Kalam)

Foto: wislah.com

Iman terhadap takdir menjadi salah satu pokok iman dan merupakan rukun iman yang enam. Semua yang terjadi di alam semesta adalah ketentuan yang telah ditetapkan oleh Allah Ta’ala sejak lima puluh ribu tahun, sebelum penciptaan langit dan bumi. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Allah telah menetapkan takdir untuk setiap makhluk sejak lima puluh ribu tahun sebelum penciptaan langit dan bumi” (HR. Muslim no. 2653)


Dalam keimanan terhadap takdir, haruslah mencakup empat prinsip yang harus diimani oleh setiap muslim, yakni:

1. Mengimani bahwa Allah Ta’ala mengetahui segala sesuatu, baik secara global maupun terperinci, sejak zaman azali hingga selamanya

2. Mengimani bahwa Allah Ta’ala telah menulis pada lauhul mahfuzh catatan takdir segala sesuatu

3. Mengimani bawa segala sesuatu tidak akan terjadi, melainkan karena kehendak Allah Ta’ala

4. Mengimani bahwa segala sesuatu adalah makhluk ciptaan Allah Ta’ala. Dan ciptaan Allah Ta’ala mencakup segala sesuatu dari bagian makhluk beserta sifat-sifatnya dan gerak-geriknya. (Nubdzah fil ‘Aqidah Al-Islamiyah li Syaikh Ibnu ‘Utsaimin, hal. 63-64)


Ada Hikmah di Balik Setiap Takdir

Takdir Allah Tidak Kejam

Foto: muslim.or.id

Setiap orang sepatutnya berusaha dengan maksimal dalam berbuat kebaikan selama hidup, walaupun pada akhirnya ia tidak bisa menentukan hasil akhirnya. Untuk itu, hendaknya seorang mukmin selalu bertawakkal kepada Allah Ta’ala, bekerja dan bersungguh-sungguh dalam aktivitasnya, sesuai dengan kemampuannya. Namun kadangkala, peristiwa diluar dugaan dan kehendak terjadi. Maka saat itulah ia harus segera mengingatkan dirinya akan kaidah mulia ini. Allah Ta’ala berfirman:

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu. Dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui dan kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah : 216) 


Yakin dan ketahuilah, bahwa keburukan yang terjadi dalam takdir, tidak selamanya menjadi keburukan yang hakiki bagi hamba-Nya. Karena bisa saja menimbulkan hasil akhir berupa kebaikan. Apapun yang menimpa Hamba-Nya, segalanya telah diatur oleh Allah Ta’ala.

Allah Ta’ala menginginkan agar setiap hamba-Nya mengimani segala takdir Allah Ta’ala dan menyadari bahwa yang seperti itu adalah bentuk kasih sayang dari Allah Ta’ala kepada para hamba-Nya. Dan Allah menciptakan kehidupan dilengkapi dengan segala lika-liku kebahagian dan kesedihan membuat hamba-Nya hanya bergantung kepada Allah Ta’ala semata. Wallahul muwaffiq.

Referensi: ada hikmah di balik setiap takdir


Assalamu'alaykum Ayah Bunda...

Suka bingung saat menjelaskan tentang iman kepada anak-anak kita? Yuk bisa banget belajar sambil bermain melalui video kartun yang mengedukasi tentang iman

Belajar sambil bermain bersama anak lebih menyenangkan deh😊😍

#MuslimlifeMenjawabKeresahanmu


Download Aplikasi Muslimlife sekarang juga !
Playstore
Appstore
Topik Terkait :

Baca Artikel dan Berita Lainnya :