thumbnail

Bagaimanasih Hukum Mengadopsi Anak?

13 September 2022

Memiliki anak merupakan keinginan semua pasangan yang telah menikah. Namun, tidak semua pasangan dianugerahi anak. Oleh karena itu, beberapa pasangan yang sangat menginginkan anak mencoba mengadopsi anak orang lain menjadi seperti anak kandungya sendiri. Bagaimanasih hukum mengadopsi anak orang lain.

Dalam Islam, mengadopsi anak disebut dengan istilah “Tabbani”. Tabbani secara harfiah berarti mengambil anak orang lain untuk diperlakukan seperti anak kandung sendiri. Hal ini dilakukan untuk memberi kasih sayang, nafkah pendidikan, dan keperluan lainnya. Namun secara hukum anak adopsi bukanlah anak dari orang yang mengadopsi. Adopsi dinilai sebagai perbuatan yang pantas dikerjakan oleh pasangan suami istri yang luas rezekinya, tapi belum dikaruniai anak. Maka itu, sangat baik jika mengambil anak orang lain yang kurang mampu agar mendapat kasih sayang ibu-bapak (karena yatim piatu), atau untuk mendidik dan memberikan kesempatan belajar kepadanya. Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam juga mempraktekkan adopsi dalam kehidupannya dengan mengangkat Zaid bin Haritshah sebagai anaknya.


Dalam Alquran, orang-orang beriman dihimbau berulang kali untuk menjaga anak yatim piatu. Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam bersabda:

 "Aku dan wali anak yatim piatu akan berada di surga seperti dua jari ini dan dia menyatukan kedua jarinya," (HR. Al-Bukhari).

Dalam hadist lainnya, Beliau juga menyebutkan:

Anak dalam Perspektif Islam Halaman 1 - Kompasiana.com

Photo : Kompasiana.com 

"Ketika seseorang meletakkan tangan kasih sayangnya di atas kepala anak yatim, untuk setiap rambut anak yatim itu dia akan menerima berkah dari Allah," (HR. Ahmad).

Menurut hadist diatas, dapat dikatakan bahwa umat Islam dianjurkan untuk mengadopsi anak namun tidak boleh mencabut nama orang tua kandungnya dari seorang anak. Karena pada hakikatnya anak tersebut tetaplah anak dari orang tua kandungnya. Allah Ta’ala berfirman :

مَا جَعَلَ اللّٰهُ لِرَجُلٍ مِّنْ قَلْبَيْنِ فِيْ جَوْفِهٖ ۚوَمَا جَعَلَ اَزْوَاجَكُمُ الّٰـِٕۤيْ تُظٰهِرُوْنَ مِنْهُنَّ اُمَّهٰتِكُمْ ۚوَمَا جَعَلَ اَدْعِيَاۤءَكُمْ اَبْنَاۤءَكُمْۗ ذٰلِكُمْ قَوْلُكُمْ بِاَفْوَاهِكُمْ ۗوَاللّٰهُ يَقُوْلُ الْحَقَّ وَهُوَ يَهْدِى السَّبِيْلَ -  اُدْعُوْهُمْ لِاٰبَاۤىِٕهِمْ هُوَ اَقْسَطُ عِنْدَ اللّٰهِ ۚ فَاِنْ لَّمْ تَعْلَمُوْٓا اٰبَاۤءَهُمْ فَاِخْوَانُكُمْ فِى الدِّيْنِ وَمَوَالِيْكُمْ ۗوَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ فِيْمَآ اَخْطَأْتُمْ بِهٖ وَلٰكِنْ مَّا تَعَمَّدَتْ قُلُوْبُكُمْ ۗوَكَانَ اللّٰهُ غَفُوْرًا رَّحِيْمًا

“Allah sekali-kali tidak menjadikan bagi seseorang dua buah hati dalam rongganya; dan Dia tidak menjadikan istri-istrimu yang kamu zhihar itu sebagai ibumu, dan Dia tidak menjadikan anak-anak angkatmu sebagai anak kandungmu (sendiri). Yang demikian itu hanyalah perkataanmu di mulutmu saja. Dan Allah mengatakan yang sebenarnya dan Dia menunjukkan jalan (yang benar). Panggilah mereka (anak-anak angkat itu) dengan (memakai) nama bapak-bapak mereka; itulah yang lebih adil pada sisi Allah, dan jika kamu tidak mengetahui bapak-bapak mereka, maka (panggilah mereka sebagai) saudara-saudaramu seagama dan maula-maulamu. Dan tidak ada dosa atasmu terhadap apa yang kamu khilaf padanya, tetapi (yang ada dosanya) apa yang disengaja oleh hatimu. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang," (QS.Al-Ahzab: 4-5).

Anak-anak yang diadopsi harus diberi tahu tentang nama-nama orang tua kandung mereka. Mereka harus menyadari fakta bahwa mereka bukanlah anak kandung dan orang tua angkat mereka. Ketika anak-anak yang diadopsi tumbuh dewasa, maka mereka tidak akan menjadi mahram (tidak dapat menikah) bagi orang tua angkat dan bagi saudara angkatnya. Mereka juga tidak akan mewarisi apa pun dari properti orang tua angkat, kecuali memberi mereka sesuatu sebagai hadiah khusus melalui pemberian wasiat. Jadi, hal yang harus diperhatikan dalam mengadopsi anak adalah tidak boleh menganggap anak adopsi sebagai anak kandung secara hukum dan harus memberi tahu kepada anak adopsi tentang keluarga dia yang sebenarnya.

Sumber: Hukum Adopsi Anak


Download Aplikasi Muslimlife sekarang juga !
Playstore
Appstore
Topik Terkait :

Baca Artikel dan Berita Lainnya :