thumbnail

Mengenal Cat Stevens, Penyumbang Kereta Perdamaian Bertenaga Listrik ke Christchurch

20 Januari 2022

Yusuf Islam yang sebelumnya terkenal sebagai Cat Stevens mengumumkan bahwa ia telah menyumbang kereta perdamaian bertenaga listrik ke Christchurch, Selandia Baru. Sumbangan kereta perdamaian itu dilakukan setelah serangan masjid di Bulan Maret 2019. Ketika itu Islam melakukan perjalanan panjang ke seluruh dunia untuk membawa lagu klasik miliknya 'Peace Train' dalam peringatan setelah serangan.

Dikabarkan, kereta perdamaian tersebut memiliki nama yang sama dengan lagu Islam yang ngehits di Tahun 1971. Kereta tersebut beroperasi tanpa rel dan memiliki 4 gerbong untuk membawa anak-anak dan keluarga.


"Kami mencari sekelompok sukarelawan yang bersedia untuk mengemudikan kereta dan bertindak sebagai kondektur bagi orang-orang yang ingin naik," kata manajer kemitraan, taman, dan program di Dewan, Kate Russell yang dilansir pada laman About Islam, Selasa (11/1).

"Jika Anda menyukai kereta, senang berada di dekat anak-anak, dan bersedia bekerja minimal tiga shift dua jam setahun, kami akan senang mendengar kabar dari Anda."


Rencananya, kereta berjelan pada hari Ahad dari pukul 10.00 hingga 16.00 setiap bulan di South Hagley Park, kecuali pada bulan musim dingin yakni Juni, Juli dan Agustus. Dewan kota juga menyampaikan bahwa telah meminta relawan untuk menjalankan jadwal tersebut.


"Kami dapat meningkatkannya jika ada permintaan, tetapi kami tahu kota ini memiliki acara lain yang ingin menggunakannya," kata Russell.


Sisi lain Yusuf Islam 

Yusuf Islam memulai karir musik sejak tahun 1960-an. Islam kemudian memilih menjadi mualaf pada 1978. Sejak menjadi muslim, ia mempunyai rantai sekolah dan badan amal. Tidak  hanya itu, Islam juga membangun organisasi amal bernama Small Kindness yang memberikan bantuan dan layanan pendidikan para korban di zona konflik. 


Sumbangan lain

Kereta perdamian ini bukan sumbangan pertama yang diberikan oleh Yusuf Islam. Pria Inggris ini sebelumnya sudah pernah menyumbangkan 1 juta dolar Australia lebih hasil dari tur Australianya pada 2017, untuk acara lokal dan internasional. Sumbangan itu ia berikan pada tahun 2018 melalui organisasi bantuan Penny Appeal. 

Sumber :

https://ihram.republika.co.id/berita/r5j20j335/seniman-muslim-inggris-sumbangkan-kereta-listrik-ke-christchurch



#MuslimlifeMenjawabKeresahanmu


Download Aplikasi Muslimlife sekarang juga !
Playstore
Appstore
Topik Terkait :

Baca Artikel dan Berita Lainnya :